Lebih ‘Jreng' dengan Coklat
Ingin tampil perkasa di atas ranjang tanpa obat-obatan? Gampang. Coba saja konsumsi coklat secara rutin. Dijamin, Anda bakal lebih ‘jreng' dan pasangan Anda pun dijamin akan tersenyum puas. Coklat, mmmhh… benarkah? Yup , ternyata makanan surga ini memiliki khasiat melebihi obat kuat viagra.
Direktur Federal Agency Food and Medicine, Dr. Dora Akunyili mengatakan hal itu. Menurutnya, mengkonsumsi kepingan coklat dalam ukuran bisa membantu meningkatkan libido pria. “Kurangi konsumsi viagra, banyak-banyak makan coklat,” papar Akunyili, saat mempresentasikan hasil studinya tentang manfaat coklat untuk kesehatan.
Direktur Federal Agency Food and Medicine, Dr. Dora Akunyili mengatakan hal itu. Menurutnya, mengkonsumsi kepingan coklat dalam ukuran bisa membantu meningkatkan libido pria. “Kurangi konsumsi viagra, banyak-banyak makan coklat,” papar Akunyili, saat mempresentasikan hasil studinya tentang manfaat coklat untuk kesehatan.
Akunyili mendiskripsikan coklat sebagai ‘produk cinta' yang lebih oke ketimbang viagra. Viagra, kata Akunyili, bisa menimbulkan efek samping yang merugikan tubuh, tidak demikian halnya dengan coklat yang aman dikonsumsi tanpa efek samping. Bahkan, coklat adalah antioksidan paling baik, membantu mengurangi risiko serangan jantung, darah tinggi, diabetes,mengobati batuk kronis, membantu penyembuhan perawatan kanker payudara, meningkatkan kinerja otak serta mampu menaikkan libido.
Mengapa coklat bisa masuk dalam daftar makanan wajib saat beraktivitas seksual? Dalam laporannya Akunyili menuturkan coklat mengandung zat kimia yang sangat beragam, coklat diprediksi mengandung lebih dari 300 substansi kimia, termasuk kafein dalam jumlah kecil, teobromin , dan sebuah stimulan yang disebut phenylethylamine (yang terkait dengan amphetamines) juga terkandung pada coklat, terbukti bisa menaikkan minat dan fungsi seksual bagi pemakan coklat.
*Cemilan Sehat Perokok Berat
Selain mampu menaikkan libido, makanan yang nikmat di lidah ini juga sangat bermanfaat bagi para pecandu rokok. Oufh..tunggu dulu yang dimaksud di sini, bukan coklat manis dan legit lho, tapi colat pahit atau lebih akrab disebut coklat hitam ( dark chocolate ).
Para peneliti di Rumah Sakit Universitas Zurich, Swis, menguji 20 perokok yang diminta mengkonsumsi 40 gram cokelat hitam. Dari penelitian tersebut ditemukan cokelat hitam dengan kandungan kokoa yang relatif tinggi (sekitar 75 persen) bisa memperbaiki sirkulasi darah mereka secara signifikan, begitu yang dilansir jurnal medis Inggris, Heart.
Pecandu rokok yang dianggap memiliki risiko lebih besar mengalami pengerasan pembuluh arteri dan masalah kardiovaskuler, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi coklat hitam. Kenapa? Karena, menurut hasil penelitian tersebut, coklat hitam bisa memicu peningkatan anti-oksidan yang bermanfaat bagi tubuh serta mampu mengurangi penggumpalan darah akibat zat berbahaya.
Dr. Roberto Corti, seorang ahli kardiologi Rumah Sakit Universitas Zurich, yang juga penggagas penelitian tersebut menekankan bahwa makan coklat hitam bisa mengurangi resiko perokok dengan tingkat stress oxidative tinggi.
Riset yang dipublikasikan Asosiasi Jantung Amerika pada awal Desember tahun lalu menjelaskan, mengkonsumsi sebatang coklat setiap hari dapat menurunkan tekanan darah dan memperbaiki daya tahan insulin.
*Fungsi Kerja Otak
Cuma itukah manfaat coklat? Eit.. tunggu dulu, ada satu lagi faedah yang pasti bikin penggemar coklat gembira. Mau tahu apa itu? Ternyata, sebuah penemuan mengidentifikasikan bahwa menikmati batangan coklat susu akan meningkatkan daya fungsi otak. Senyawa-senyawa yang terdapat dalam coklat dikatakan mampu meningkatkan kesadaran dan kemampuan berkonsentrasi. "Coklat mengandung banyak unsur yang bersifat menjadi stimulan antara lain theobromine, phenethylamine , dan kafein yang akan membuat peningkatan performa menta," kata Bryan Raudenbush dari Universitas Wheeling Jesuit di West Virginia kepada pers.
Raudenbush dan rekan-rekannya juga mengatakan, penelitian terhadap efek terhadap kemampuan otak terhadap sejumlah relawan yang mengkonsumsi coklat dalam beberapa jenis coklat, dalam empat kejadian terpisah yaitu kelompok pertama mengkonsumsi 85 gram batangan coklat susu, 85 gram coklat hitam, 85 gram carob , dan kelompok keempat tidak mengkonsumsi apapun.
Nah, setelah 15 menit berselang, para relawan itu menjalani beberapa tes neuropsikologis yang didesain untuk melihat perfoma kognitif , termasuk daya ingat, daya konsentrasi, kemampuan bereaksi dan kemampuan memecahkan masalah. "Nilai bagi daya ingat verbal maupun visual tertinggi bagi mereka yang masuk kelompok mengkonsumsi batangan coklat susu, dibandingkan dengan ketiga kelompok lainnya," jelas Raudenbush.
Peningkatan daya ingat baik verbal dan visual juga terjadi di kelompok yang mengkonsumsi jenis coklat lainnya, namun hasilnya berada di bawah kelompok pertama. Dari penelitian sebelumnya, telah diketahui beberapa nutrisi dalam makanan tambahan melepas glucose yang menambah aliran darah, dimana dapat berpengaruh bagi kemampuan kognitif. Hasil penemuan terkini mendukung pendapat sebelumnya, bahkan memperjelas bahwa mengkonsumsi coklat dapat meningkatkan kinerja daya kerja otak. So, agar stamina prima dan otak encer, gak ada salahnya mulai konsumsi coklat dari sekarang. Selamat mencoba.. (BTT/Berbagai sumber)
|